Kamis, 04 Oktober 2018

Pendidikan Indonesia


Nama        : Sukma Rudi Nugroho
Kelas        :7A
NPM          :15120212


FILSAFAT PENDIDIKAN (Reportase Pertemuan ke 2) Pada 2 Oktober 2018

Pendidikan Indonesia

Mendengarkan merupakan sebuah aktivitas yang sulit,yang dimaksud disini adalah benar-benar mendengar juga memahami apa yang telah disampaikan kepada kita,manusia selayaknya lebih banyak mendengarkan dari pada berbicara karena Tuhan telah memberikan kita 2 telinga dan 1 mulut,maka dari itu sudah seharusnya kita sebagai manusia lebih banyak untuk mendengarkan dari pada berbicara,mendengarkan sama dengan mencari atau mendapatkan informasi,dengan begitu ilmu atau wawasan yang kita dapatkan akan lebih banyak,dari pada kita banyak bicara berargument belum tentu kita berargumen menggunakan ilmu,maka akan lebih baik bila kita lebih banyak mendengarkan dari pada berbicara.
            
Yang dimaksud reportase sendiri meliputi beberapa hal antara lain,sesuatu yang abstrak tapi berwujud semisal kegiatan mendengarkan,atau perumpamaan yang mudahnya adalah di ibaratkan sebagai angina yang berasa hembusannya namun tak terlihat juga berwujud,kemudian orang yang dilihat diam belum tentu tidak aktif,karena bias saja orang yang kita liat dengan kasat mata diam namun sebenarnya aktif dalam pikirannya yang tentu saja tidak dapat kita liat dengan kasat mata kita,selanjutnya mengaktifkan pendengaran sama dengan mengaktifkan rasa karena dengan kita menjadi seorang pendengar yang baik tentu kita akan mencoba untuk memahami orang yang bercerita tersebut sehingga menumbuhkan rasa dalam hati atau jiwa kita,selanjutnya manusia sendiri sering terjebak pada materialisme(sesuatu yang Nampak),dimana manusia sering sekali menilai sesuatu sesai apa yang Nampak atau sesuai dengan apa yang mereka liat secara kasat mata.
            
Di dunia Pendidikan tentu kita di posisi untuk mencari haqiqi atau untuk mencari suatu kebenaran dalam bidang pendidiakan,tokoh Pendidikan nasional di Indonesia salah satunya adalah Ki Hajar Dewantoro atau nama aslinya Suwardi Surya Diningrat,menyoroti secara nasional atau menyeluruh bagaimana bisa memberikan rasa cipta di Indonesia,lahir dari rasa kemerdekaan,yang dimaksud kemerdekaan sendiri adalah memakai batasan-basatasan atau keterbatasan,kalua menurut Cak Nun “menungso iso paham karo watese”
            
Pendidikan sendiri terdiri dari 3 macam antara lain,
1)      Berdiri sendiri yang dimaksud dengan berdiri sendiri adalah mempunyai potensi sendiri,dimana kita di tuntut untuk dapat mengenbangkan kemampan atau potensi yang kita miliki secara alami.
2)                Kedua yakni tidak bergantung pada orang lain,yang dimaksud tidak bergantung kepada orang lain adalah kita mampu untuk mandiri alias mampu untuk melakukan semuanya dengan sendiri.
3)                  Menagatur dirinya sendiri (tidak mandiri/ bergantung pada seseorang menyebabkan ingin bebalas budi,ini bahaya),tentu apabila kita bergantung dengan orang lain akan membuat kita merasa ingin berbalas budi nah ini berbahaya bagi kita,karena dengan keinginan untuk beralas budi kita akan membatu orang yang mempunyai jasa kepada kita entah itu dalam hal kebaikan ataupun kejahatan,nah itu sangat berbahaya sekali.


List Blog filsafat 7A :
13. EKO NUR FATONI 15120020 fatoniekonur.blogspot.com
15. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/?m=1
21. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
29. Hadiah hana putri (15120481) http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar