Kamis, 06 Desember 2018

Pola Fikir Manusia

Nama       : Sukma Rudi Nugroho
Kelas       : 7A
NPM        : 15120212

FILSAFAT PENDIDIKAN
Pola Fikir Manusia
               
                Rata-rata fenomena orang pada jaman sekarang ini adalah memiliki semangat beragama tinggi akan tetapi memiliki pengetahuan agama yang minim,,sebagai contohnya pada fenomena sekarang ini adalah semangat membela agama sangatlah tinggi ada sebuah peristiwa dimana seorang beragama muslim justru membakar bendera tauhid dengan alasan ingin membela agama,tentu fenomena seperti ini tidaklah dapat di benarkan,maka dari itu semangat beragama juga perlu diimbangi dengan pengetahuan agama yang mumpuni.Cara mengubah pola piker adalah dengan cara mencari terus,dengan cara mencari terus menerus tentu kita akan mendapatkan pola piker yang pas atau ideal untuk dijadikan ideologi atau sebagai prinsip kita dalam berpijak.sebagai mana contohnya adalah ada suatu kejadian dimana ketika seorang muslim sholat sepatutnya berniat untuk menghadap kiblat,karena ada pemikiran bahwa masjid sudah diukur sedemikian rupa menghadap kibat,akan tetapi tetap saja perlu untuk kita membaca niat saat menghadap kiblat,coba saja pikirkan bahwa seumpama lebar kiblat adalah sepuluh meter sedangkat lebar dari masjid adalah dua puluh meter, maka orang yang sholat di masjid apabila Panjang masjid 20 meter sedangkan kiblat 10 meter,maka yang sholat dimasjid 10 meternya tidak menghadap kiblat bukan,nah maka dari itu perubahan pola piker perlu kita lakukan dengan cara mencarinya secara terus menerus.
            Maka dari itu perlu sekali untuk kita memiliki pola pikir yang kuat sehingga menjadi skema dan pola pikir kita tersebut bisa masuk sampai dengan tulang sum-sum,maka jangan pernah untuk kita menampakkan dapur di ruang tamu pada saaat ada tamu yang bertamu,maka artinya jangan pernah kita menampak kan kebenaran meurut kita kepada orang lain maka yang benar adalah kita tampakkam kemesraan agar terjalin keharmonisan bukan perpecahan dan pertengkaran karena saling menunjuka kebenarannya masing-masing.
            Manusia pada dasarnya adalah sejajar atau setara,manusia semuanya setara dan tidak ada manusia yang menjadi superior ataupun inverior,pada jaman nabi adam ada gagak terbang yang memantau pembunuhan antara qobil dan habil,dimana terjadi pembunuhan antara qobil dan habil,qobil yang telah membunuh habil bingung harus diapakan mayat habil yang diseretnya kesana kemari,sampai akhirnya dia melihat burung gagak yang menguburkan saudaranya yang disaksikan langsung oleh qobil,yang kemudian qobil pun mengikuti cara gagak yang menguburkan saudaranya dengan cara di kubur untuk menghormati mayatnya.
            Apabila ilmu mulai dilupakan sedikit maka akan menjadikan ilmu yang kita miliki menjadi luntur dan banyak yang hilang,serta lama-lama akan tidak tersisa pada pikiran kita,maka dari itu sebisa mungkin untuk kita tidak melupakan ilmu yang kita miliki meskipun hanya sedikit saja,caranya yaitu dengan selalu mengamalkan ilmu yang kita miliki pada kehidupan kita sehari-hari,adapun laku hidup ada yang Namanya urip yang berarti hidup,dan kemudian ada yang Namanya kauripan atau kehidupan dimana maknanya yaitu mengandung nilai kehidupan,sedangkan panguripan atau disebut juga penghidupan yang mengandung makna materi,orang apabila sudah memiliki kehidupan maka manusia akan menjadi orang yang kamil atau bisa disebut juga orang yang selesai dengan dirinya sendiri.

Kamis, 29 November 2018

Manusia Sebagai Penciptaan Awal

Nama       : Sukma Rudi Nugroho
Kelas       : 7A
NPM        : 15120212

FILSAFAT PENDIDIKAN
Manusia Sebagai Penciptaan Awal
            Seorang penulis itu akan dikatakan mati apabila sang penulis tersebut telah melahirkan karyanya,karena yang akan terus hidup dan dikenang orang dari satu masa ke masa yang akan dating atau dari masa kini ke masa depan adalah karnyanya,orang-orang yang hidup di jaman penulis tersebut akan menghargai juga akan membaca dan mempelajari karya dari seorang penulis tersebut,tidak hanya orang-orang yang hidup pada jaman penulis tersebut saja,akan tetapi juga orang-orang yang hidup pada jaman setelahnya atau bahkan ketika sang penulis tersebut telah tiada,karyanya akan terus dikenang sepanjang masa juga kan di baca dari satu generasi ke generasi selanjutnya bahkan karyanya juga akan di pelajari orang-orang yang hidup setelahnya guna mencari pelajaran dari karya yang telah dilahirkan oleh sang penulis tersebut.Akan tetapi makna sang penulis mati setelah melahirkan karyanya juga tidak selalu benar karena kita sebagai seorang muslim tentu tau bahwa kitab suci agama kita adalah Al-Qur’an,dimana kita ketahui bahwa kitab suci agama kita ini Al-Qur’an berasal dari firman Allah Tuhan sementa alam,tentu kita ketahui bahwasannya Allah itu kekal dan abadi selamanya,Allah sudah ada sebelum ada apa-apa dan Allah juga akan tetap ada setelah dating hari kiamat,maka dari itu pernyataan yang menyatakan bahwa sang penulis akan mati setelah melahirkan karyanya tidak selalu benar,hal ini tetap perlu untuk di batasi agar masih tetap dalam porsinya dan tidak menjadi salah kaprah karena bertentangan dengan ke kekakalan dan ke abadian Allah Tuhan semesta alam.
            Perlu di batasi juga antara Komunisme dengan PKI,ataupun gerakan makar yang dilakukan oleh orang-orang PKI kala itu yang kita semua sebut dengan gerakan G 30 S PKI,karena ke tiga hal tersebut adalah hal yang berbeda alias tidak sama,maka ke tiga hal tersebut perlu untuk di batasi.Yang pertama adalah komunisme,dimana komunisme ini tidak bisa di samakan dengan cara membabi buta dengan menyamakannya dengan PKI atau pun makar G 30 SPKI,komunisme sendiri adalah sebuah ideologi yang lahir dari pemikiran seseorang yang bernama Karl Mark yakni warga negara rusia yang juga seorang filsuf,ideologi dan tentunya pencentus paham Marxisme atau faham yang kita kenal sebagai faham komunisme,kemudian yang kedua adala PKI nah PKI ini adalah sebuah singkatan dari Patai Komunis Indonesia,Partai Komunis Indonesia ini dulunya tumbuh subur pada era Presiden Soekarno,Partai Komunis Indonesia ini dulu memang terkenal agresif utamanya kepada para ulama yang berbeda pendapat atau berbeda paham dengan PKI ini,meskipun sedikit namun PKI memiliki pengaruh yang kuat di masyarakat,akan tetapi nampaknya PKI ber khianat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan melakukan Makar atau bisa juga kita sebut dengan kudeta,dengan cara yang kejam yakni membunuh Jendral-Jendral Angkatan Darat yang tidak se ideologi dengan PKI dan para Ulama,kejadian ini sangat mengerikan dan di sebut-sebut sebagai G 30 SPKI atau Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia,PKI sengaja menbunuh para jendral dan para ulama dengan harapan pertahanan negara akan menjadi lemah dan mereka bisa melakukan makar serta menggantikan idelogi Pancasila dengan ideologi komunis,namun syukurlah gerakan tersebut gagal,nah ketiga hal tersebut adalah sesuatu hal yang berbeda makanya perlu juga untuk di batasi.
            Pola pikir atau akal adalah suatu cara untuk mencari dasar dalam berfikir,akal sendiri sudah cukup untuk mewakili filsafat,filsafat sendiri adalaah sebuah cara untuk menemukan dasar dalam  pemikiran kita,maka dari itu hanya lewat pikiran atau akal kita itu sendiri sudah mewakili dari filsafat,karena dengan akal kita dapat menemukan dasar dalam berpikir,nah dasar dalam berpikir itulah yang kita sebut sebagai filsafat.Kita sebagai manusia akan merasa lebih tenang apabila tidak memegang hp,coba kalua 3 hari saja kita tidak memegang hp tanpa merasa gelisah setiap saat harus mengecek hp ada wa apa,di grup ada info apa,sungguh tidak tenang bila terus-terusan harus membawa hp.
            Bahwa manusia sebagai penciptaan awal tidak terlepas secara naluriah untuk menolak,misalkan saja ada seorang yang berdandan atau memiliki style sepeti orang korea,tetap saja didirnya tidak bisa membohongi kalua sebenarnya penciptaan awalnya adalah sebagai manusia dengan suku jawa,meskipun ia telah berdandan,bergaya atau bahkan berbusana layaknya orang korea,apabila kita adalah seorang dari jawa apabila kita diberikan pilihan untuk memilih wanita cantic yang berasal dari jawa atau wanita cantic yang berasal dari afrika,tentu walaupun sama-sama cantic kita akan tetap memilih wanita cantic yang berasal dar jawa,hal itu karena kita tidak bisa menolak penciptaan awal kita adalah sebagai orang jawa,oleh karena itu meskipun sam-sama cantic kita akan tetap memilih wanita yang berasal dari jawa.Penciptaan awal tidak hanya bisa dilihat dari fisik akan tetapi juga bisa dilihat dari psikis atau dapat kita lihat dari jiwa atau bisa kita sebut mentalis,contohnya saja adalah Steven yang tubuhnya cacat akan tetapi pikirannya waras dan bahkan menciptakan rumus-rumus fisika yang menjadi acuan dunia,begitu juga dengan Albert Einstein yang dianggap gila oleh orang-orang di sekitarnya,ternyata ia malah menjadi Ilmuan yang terkenal.
            Tentang ke Sholehan,lakukanlah pekerjaan sesuai dengan bakat dan kemampuanmu maka disitulah letak ke sholehanmu dan janganlah merenut ataupun mencari gelar yang bukan di bidang keahlianmu ataupun menduduki jabatan yang tak sesuai kemampuanmu,misalkan saja saling berebut untuk menduduki ataupun menjadi caleg apabila itu bukan pada bidang keahlianmu.

LINK KELAS 7A
1. Khafidzoh Asfihani (15120008)
https://asfihani96.wordpress.com/2018/11/29/penciptaan-awal-manusia/
2. Devi Endah Prastiwi 15120441 https://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal.html
3. Ismaul Amalia (15120007)
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/11/ilmu-realitas-rasa-dan-perbedaan.html
4. Nur tri atika (15120040)
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/11/ciptaan-awal.html?m=1
5. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450 https://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal.html?m=1
6. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal-manusia.html?m=1
7. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033
http://filsafatpendidikanintan.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal-manusia.html
8. Dewi Krisdiyanti 15120285
https://fisafat27november2018.blogspot.com/2018/11/filsafat-sebagai-suatu-cara-untuk.html
9. Sukma Rudi Nugroho 15120212 https://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/11/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
10. Nailul Fauzziyah (15120405) https://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/11/reportase-kelima.html
11. Feby dwi angrainy (15120029)
https://febydwiangrainy.blogspot.com/2018/11/selasa-27-november-2018.html?m=1
12. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
13. Martiya zulfa risty 15120039
https://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/11/filsafat-pendidikan-ciptaan-awal.html?m=1
14. Eko nur fatoni 15120020 http://fatoniekonur.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal-manusia.html?m=1                             15. Nuroh Difallah https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal-manusia.html
16. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/2018/11/nama-dyah-saraswati-npm-15120364-kelas.html
17. Riskha Khoirul Ulya (15120219) https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/11/29/filsafat-pendidikan/
18. Mahmudi 15120018 https://mahmdudi018.blogspot.com/?m=1
19. Abdul ghofar 15120024 https://ghofar76.blogspot.com/2018/11/soedarto.html?m=1
20. Bagas Panur.P 15120382 https://bagaspanur95.blogspot.com/2018/11/saya-di-sini-akan-menuliskan-makul.html?m=1
21. https://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/11/filsafat-adalah-sebagai-cara-untuk_29.html?m=1 22 Dhimas Oeka Aji W_15120013 https://15120013dhimasjr.blogspot.com/2018/11/awal-mula-manusia-redaksi-saya-adalah.html?m=1
23. Ibnu Mas’ud (15120218) https://ibnumasud97.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal-manusia.html
24. Neneng Zuliasih 15120016 https://nenengzuliasih06.blogspot.com/2018/11/ciptaan-awal.html?m=1
25. Hadiah hana putri 15120481http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
26.Fadila Nurfi A 15120322 https://falidafurni.blogspot.com/2018/11/penciptaan-awal.html
27. Lina  https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2448198547003412197#editor/target=post;postID=1122729232515763581;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
28. Ahmad Haris Hidayat 15120334 https://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/11/filsafat-pendidikan.html



Kamis, 01 November 2018

Pendidikan dan Mengajar


Nama       : Sukma Rudi Nugroho
Kelas       : 7A
NPM        : 15120212

FILSAFAT PENDIDIKAN

Pendidikan dan Mengajar
            Sejatinya mendidik anak itu adalah “menemani” orang tua janganlah terlalu untuk menuntut anak  menuruti segala keinginan orang tua tanpa diskusi atau merembuk bersama anak mengenai keinginannya,apalagi sampai menggunakan kekersan atau dalam istilah lain disebut arogan,bisa dengan membentak anak,memukul,menendang dan lain sebagainya karena hal itu tentu akan sangan melukai fisik dari sang anak tadi begitu juga dengan perasannya,karena pasti nantinya anak akan berfikir bahwa orang tuanya tidak saying kepadanya,bias juga ia berfikir dirinya tidak dibutuhkan lagi oleh orang tuanya,akan tetapi mendidik anak yang benar ialah dengan kita “menemani” anak,yang dimaksud menemani ini bisa dalam bentuk banyak hal,biasanya adalah menemai aktivitas dari sang anak bisa dengan cara menemani anak belajar,menemani anak makan,menemani anak bermain dan lain sebagainya,ketika kita sedang menemani anak bermain maka biarkanlah anak bermain sepuasnya sesuka hatinya,biarkanlah anak untuk bermain kesana kemari mengekspresikan dirinya dengan cara bermain,biarkanlah sang anak bermain sampai capek sampai jenuh hingga sang anak usai atau telah selesai bermain,kemudian mintalah anak untuk bercerita tentang apa saja yang ingin ia ceritakan,jadilah sebagai orang tua sebagai pendengar yang baik,kita sebagai orang tua harus mau untuk mendengarkan cerita dari sang anak dari awal sampai akhir,sebenarnya anak sangatkan peka di lingkungan sekitar,ia melihat dan merekam segala sesuatu yang ia dengar juga apa saja yang ia lihat maka sebagai orang tua sudah sepatutnya kita menjadi pendengar yang baik,pendengar yang mampu memahami isi hati dari sang anak,dengan mendengar kita jadi tahu yang dirasakan oleh anak kita.

            Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara  bahwa pendidikan itu adalah upaya dan daya terus menerus dalam memajukan:
1.      Budi pekerti atau yang biasa kita sebut dengan karakter.
2.      Pikiran (intelektual) atau yang biasa kita sebut dengan kognitif dan
3.       Raga (tubuh) atau yang biasa kita sebut dengan psikomotorik

di dalam pendidikan hal pertama yang menjadi tujuan dari pendidikan itu sendiri adalah untuk memajukan budi pekerti atau bahasa mudahnya adalah akhlak,karena budi pekerti itu sendiri atau biasa kita sebut dengan akhlak adalah hal yang paling mendasar dalam diri manusia yang menentukan kalitas baik atau buruk dirinya yang ditentukan oleh budi pekerti atau akhlak tadi,maka dari itu budi pekerti atau akhlak tadi perlu untuk di didik agar meningkatkan kualitas diri kita sebagai manusia,kemudian untuk selanjutnya yang kedua yaitu pikiran atau juga biasa kita sebut dengan intelektual,hal ini juga termasuk dalam hal yang medasar dalam diri manusia yeng perlu untuk di tingkatkan melalui dengan pendidikan,karena pikiran atau intelektual kuat kaitanya dengan keceerdasan berpikir diri kita,maka dari itu pendidikan sendiri juga perlu untuk menikngkatkan atau memajukan pikiran kita atau intelek kita sebagai seorang manusia,karena nilai atau seberapa berharganya manusia juga dapat kita nilai dari seberapa intelek dirinya,tentu kita ketahui seorang juru parker memiliki intelek atau pola piker yang berbeda bila di bandingkan dengan seorang dosen apalagi bila kita bandingkan dengan seorang professor,maka dari itu intelek juga membedakan nilai atau seberapa berharganya orang tadi,kemudian yang ketiga yaitu tubuh,tentu saja pendidikan juga memiliki peranan dalam memajukan raga atau tubuh karena tanpa adanya raga atau tubuh yang bugar dan sehat tidak akan bisa menjadikan budi pekerti dan intelektual atau pikiran yang ada pada diri kita dapat kita gunakan secara maksimal,karena apabila kita lemah atau sakit dan tubuh kita tidak bugar,kita tentu tidak akan dapat melakukan apa-apa maka dengan adanya pendidikan juga akan ada daya dan upaya secara terus menerus untuk memajukan raga atau tubuh sebagai wadah budi pekerti atau akhlak kita juga pikiran atau inelek kita sebagai seorang manusia.
           
Sesungguhnya selama ini apa yang kita sebut dengan pendidikan dan pengajaran terjebak di dalam definisi tidak sebenarnya atu tidak sesuai dengan definisi yang sesungguhnya,yang dimaksud dengan pengajaran sesungguhnya adalah bagian dari pendidikan,karena di dalam pendidikan ada aktivitas belajar mengajar antara guru dengan siswa atau peserta didik,yang di maksud dengan pengajaran berarti adalah kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak baik kepasa siswa atau peserta didik tersebut,dampak baik itu bisa dengan berbagai hal misalkan transfer ilmu dari guru kepasa siswa atau peserta didik kemudian agama dan lain sebagainya,istilah RPP (Rencana Proses Pembelajaran? Yang selama ini di gunakan pada kurikulum K-13 sebenarnya kurang tepat,karena istilah yang lebih tepat adalah “Rencana Proses Pengajaran” ,karena hal yang selama ini guru lakukan adalah mengajar maka dari itu istilah yang sebenarnya lebih tepat untuk digunakan adalah “Rencana Proses Pengajaran” bukan “Rencana Proses Pembelajaran”selama ini yang guru lakukan kurang tepat karena guru harus mengikuti K-13 yang dari Pemerintah dan Kementrian Pendidikan.

            Selanjutnya yaitu Pendidikan dengan bahasa sederhananya adalah ilmu dan laku atau bisa juga kita sebut dengan tuntunan,dalam sebah pendidikan ada pengajaran di dalamnya yang dalam pengajaran tersebut memberikan ilmu atau tuntunan,bisa kita ibaratkan bahwan pendidikan itu adalah ruang yang luas dimana di dalam ruanagan yang luas tersebut terdapat pengajaran yang memberikan ilmu dan tuntunan,dimana menurut KI Hajar Dewantara yang mengatakan bahwa pendidikan adalah pengayoman atau bisa kita bilang bahwa pendidikan adalah mengayomi,seperti misalkan kalau di Universitas ada fakultas ilmu pendidikan yang tentunya di ayomi oleh universitas,kemudian di Universitas islam misal saja di UIN ada yang Namanya Tarbiyah,tarbiyah sendiri berasal dari kata rabbun yang artinya diayomi,jadi kesimpulannya adalah pendidikan sendiri sifatnya mengayomi atau dalam artian yang lebih mudah yaitu melindungi di bawah pengayoman pendidikan seperti contohnya fakultas pendidikan yang diayomi oleh Universitas dan lain sebagainya.



Link tugas filsafat ke 4 :
1. 15120218 Ibnu Mas’ud Alfiyansyah https://ibnumasud97.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
2. 15120007 Ismaul Amalia
https://ismaulamalia16.blogspot.com/2018/11/pada-tanggal-30-oktober-2018-mata.html
3. 15120212 Sukma Rudi Nugroho https://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/11/nama-sukma-rudi-nugroho-kelas-7a-npm.html
4. 15120040 Nur Tri Atika
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-ki-hajar.html?m=1                                                                 5. Nuroh Difallah 15120497 https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
6. Dewi Krisdiyanti 15120285
https://dewipendidkan.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-ditulis-oleh.html?m=1
7. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
8. Febydwiangrainy. 15120029 . https://febydwiangrainy.blogspot.com
9. Mahmudi 15120018
https://mahmdudi018.blogspot.com
10.Abdul Ghofar 15120024
https://ghofar76.blogspot.com/?m=1
11 Nailul Fauzziyah (15120405) https://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
12 Devi Endah Prastiwi 15120441
https://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html                          13. Fadila Nurfi Ardina 15120322   https://falidafurni.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
14. Martiya zulfa risty (15120039)
https://martiyazulfaristy.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
15. Anisa Rona Soraya 15120447 http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
16. Neneng Zuliasih 15120016 https://flsftpnddkn.blogspot.com/2018/11/pendidikan.html?m=1
17. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450 https://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
18. Dyah Saraswati (15120364) http://dyah15.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-nama-dyah.html
19. Eko nur fatoni (15120020)
http://fatoniekonur.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
20. 15120334 Ahmad Haris Hidayat https://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/11/pemaksimalan-pemikiran.html
21. Hadiah hana putri 15120481http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
22. Susilo bayu https://susilobayumustofa.blogspot.com/2018/11/mendidik-anak-sejatinya-menemani-bukan.html?m=1
23. Lina Muntasiroh
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2448198547003412197#editor/target=post;postID=5356334496611114008;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
24. 15120008 Khafidzoh Asfihani
asfihani96.wordpress.com/2018/11/02/pendidikan-dan-pengajaran/
25. Riskha Khoirul Ulya 15120219 https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/11/01/pendidikan-dan-pengajaran/